Wali Kota TanjungpinangTinjau Pertanian Melon Hidroponik di Cilacap

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Jumat, 15 Mei 2026 | 23:22 WIB

IMG-20260515-WA0118

IMG-20260515-WA0118

CILACAP, kabarkepri.co.id ] - Pemko Tanjungpinang terus dorong pengembangan pertanian modern berbasis teknologi. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, kunjungi perkebunan melon hidroponik Deane Jaya Hidrofarm di Cilacap, Jawa Barat, Kamis (14/5).

Lis tinjau langsung budidaya melon di greenhouse dengan menggunakan teknologi pengendali suhu, cahaya, dan kelembapan. Greenhouse memakai atap plastik UV dan dinding insect net untuk jaga kualitas tanaman.

Metode hidroponik dinilai hemat air dan nutrisi, bikin tanaman tumbuh cepat, terukur, dan hasil buah seragam. Sistem tanpa tanah juga kurangi risiko hama dan penyakit.

Lis sebut pertanian hidroponik punya prospek besar sebagai solusi pertanian modern yang efisien dan bernilai ekonomi.

“Pertanian seperti ini potensial dikembangkan. Efisien dan masa panennya singkat, 70-75 hari sudah bisa dipanen,” ujarnya.

Menurut Lis, pertanian berbasis teknologi tak hanya dukung ketahanan pangan, tapi juga buka peluang usaha baru.

“Kita lihat langsung pengelolaannya agar bisa jadi referensi pengembangan di Tanjungpinang,” tambahnya.

Dia berharap inovasi ini bisa tarik minat anak muda terjun ke pertanian yang kini makin modern dan adaptif teknologi.

“Pertanian harus ikut perkembangan zaman agar lebih menarik, produktif, dan bernilai ekonomi,” katanya.

Pemilik Deane Jaya Hidrofarm, Bowo Setiono, sambut baik kunjungan ini. Ia jelaskan budidaya melon hidroponik utamakan pengelolaan nutrisi dan perawatan terukur untuk hasil premium.

Lewat kunjungan ini, Pemko Tanjungpinang harap dapat referensi kembangkan pertanian hidroponik dan dorong pemanfaatan lahan yang lebih produktif.(**)

BP batam