JAKARTA, kabarkepri.co.id ] - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus perkuat kolaborasi lintas kementerian untuk mendukung Batam sebagai kawasan investasi, industri & logistik kompetitif.
Deputi Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, melakukan kunjungan ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Rabu (3/6). Tujuannya untuk membangun sinergi penguatan diseminasi informasi, strategi komunikasi publik, & transformasi digital di BP Batam.
Ariastuty menjelaskan Batam saat ini terus berkembang secara dinamis karena arus investasi tinggi. Kondisi ini butuh strategi komunikasi publik adaptif, terukur, cepat & akurat.
"Pertumbuhan investasi harus diimbangi komunikasi publik efektif. Info pembangunan, investasi & kebijakan strategis perlu disampaikan tepat biar dipahami masyarakat & pemangku kepentingan," ujarnya.
Data investasi Batam :
1. Triwulan I 2026 : Rp17,4 triliun, naik 102,85% vs tahun lalu
2. Sepanjang 2025 : Rp69,30 triliun, dorong pertumbuhan ekonomi 6,76%
Sekretaris Ditjen Teknologi Pemerintah Digital Komdigi, Nada Fitria, bersama Direktur Ekosistem Media, Farida Dewi Maharani, terus mendorong strategi komunikasi terintegrasi dan berkelanjutan. Komdigi minta setiap instansi perkuat media resmi, media daring & medsos sebagai kanal utama. Ini penting buat branding dan pastikan informasi dari sumber kredibel.
Komdigi juga menekankan dukungan ekosistem pers profesional lewat verifikasi Dewan Pers. Selanjutnya diperlukan kolaborasi Bakohumas, strategi komunikasi berbasis data, kelola isu publik, & optimalisasi teknologi digital buat pelayanan publik.
"Batam posisi strategis buat investasi & ekonomi digital. Tantangan kelola informasi nggak ringan. Kami harap Komdigi dukung strategi komunikasi selaras Pancasila & tujuan pembangunan nasional," kata Farida Dewi.
Dalam pertemuan di Komdigi, pejabat BP Batam yang mendampingi Ariastuty, Direktur Diseminasi Info Sthefani Barlian, Kabag Protokol Afthar Fallahziz, Kabag Penghubung Jakarta Irwan Nasution. Dari Komdigi: Hardy Kembar Pribadi, Syaharuddin & jajaran.(**)

