Walikota Batam Bantu ART Korban Penyiksaan Majikan Yang Sempat Viral

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Selasa, 24 Juni 2025 | 16:58 WIB

IMG-20250624-WA0086

IMG-20250624-WA0086

BATAM, kabarkepri.co.id ] - Walikota Batam memberikan perhatian dan bantuan kepada Aisten Rumah Tangga (ART) yang menjadi korban penyiksaan oleh majikannya.

Kabar penyiksaan Intan (22) (korban) sempat viral di Media Sosial. Kakak korban yang mengetahui adiknya mendapat penyiksaan langsung membuat laporan ke Polresta Barelang, Minggu (22/6).

Respon cepat Satreskrim Polresta Barelang membuahkan hasil, dua pelaku penganiayaan berhasil diamankan, R(43) dan MLP (20), sementara suami pelaku sempat kabur dan buron.

"Saya sangat prihatin, kasus seperti ini terjadi di Batam. Kami atas nama Pemko Batam dan sebagai pribadi berharap tak ada lagi kasus kekerasan terjadi di Batam,” kata Amsakar.

Amsakar berpesan, mari sama-sama menjaga ketertiban, jangan sampai ada lagi kabar kekerasan di Batam. Selesai masalah dengan cara yang baik dan cara kekeluargaan.

Sebagai bentuk kepeduliannya dengan korban, Amsakar mengutus Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Pemko Batam Yusfa Hendri, menjenguk Intan di RS Elizabeth Batam Centre, Selasa (24/6/2025).

"Pak Walikota Amsakar Achmad menyampaikan salam. Beliau sangat prihatin atas kasus ini dan berharap tak ada lagi kekerasan semacam ini terjadi di Batam. Semoga Intan bisa segera pulih kembali,” kata Yusfa.

Mendengar ada bantuan dari Walikota Batam, Amsakar Achmad, Intan (korban) berusaha untuk mengucapkan rasa terimakasihnya kepada perwakilan Walikota, Yusfa Hendri.

“Terimakasih Bapak, terimakasih Bapak,” kata Intan.

Keluarga Intan dan Andi Muhtar, Ketua Perkumpulan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PKNTT) Kota Batam, mengucapkan salam terimakasih atas keprihatinan Walikota Batam. (**)

BP batam