BATAM, kabarkepri.co.id ] — Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memastikan gangguan pasokan listrik sejak Senin (12/10/2026) telah teratasi sepenuhnya. Pemkot Batam meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mempercayai isu pemadaman total (blackout) susulan.
Amsakar menjelaskan, penanganan cepat ini berkat koordinasi intensif bersama PT PLN Batam pascagangguan di wilayah Sekupang yang sempat meluas.
“Sejak kemarin, kami terus mendorong dan berkoordinasi dengan Direktur Utama PLN Batam, Bapak Kwin Fo, beserta jajarannya. Alhamdulillah, seluruh tim teknis terkait bergerak cepat dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi gangguan tersebut,” ujar Amsakar, Selasa (13/10/2026).
Proses pemulihan berjalan signifikan. Data PLN Batam mencatat pada Selasa subuh, sebanyak 98,8 persen atau 406.083 pelanggan telah menyala kembali, diikuti pemulihan 11 gardu induk dan 12 jaringan transmisi. Memasuki Selasa siang, pasokan listrik dipastikan kembali normal secara menyeluruh.
“Berdasarkan informasi terkini yang kami terima, kondisi kelistrikan sudah kembali pulih 100 persen. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dengan informasi yang menyebutkan Batam akan mengalami blackout selama tiga hari ke depan. Informasi tersebut tidak benar,” tegasnya.
Amsakar pun mengimbau warga agar menyaring informasi dan selalu memverifikasinya melalui kanal resmi PLN Batam. Pulihnya pasokan listrik ini menjadi kunci keberlanjutan roda ekonomi hingga suplai air bersih warga.
“Semoga dengan kembali normalnya pasokan listrik, seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar, termasuk pelayanan dan suplai air bersih. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” katanya.(**)