BATAM, kabarkepri.co.id ] - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, terima audensi mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Daerah Kepulauan Riau, Senin (1/9).
"Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kami menyambut baik kehadiran adik-adik semua. Kehadiran kalian sedikit banyak akan memberikan kontribusi gagasan dan pemikiran bagaimana agar Batam semakin baik di masa mendatang,” ujar Amsakar.
Kehadiran para mahasiswa yang datang untuk bersilaturahmi dan menyampaikan gagasan. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting dalam memberikan masukan demi kemajuan Batam ke depan.
"Saya ingin menyampaikan terima kasih karena di tengah eskalasi yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, Batam tetap kondusif. Hal ini menunjukkan adanya kearifan, baik di level penyelenggara maupun mahasiawa," tambahnya.
Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin yang ikut hadir dalam pertemuan memberikan arahan dan menyoroti dinamika nasional yang memunculkan aksi anarkis di sejumlah wilayah. Ia mengajak mahasiswa di Kepri, khususnya di Batam, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusifitas daerah.
“Batam adalah daerah strategis yang menjadi perhatian banyak pihak. Kondusifitas wilayah harus kita jaga bersama agar tetap aman dan menarik bagi investor,” tegas Kapolda.
Mahasiswa menyampaikan berbagai pandangan dan aspirasi, sementara pemerintah dan aparat keamanan memberikan ruang dialog yang terbuka. Pertemuan ini diharapkan tidak berhenti pada diskusi semata, melainkan menjadi langkah nyata memperkuat sinergi untuk Batam yang aman dan kondusif.(**)

