BATAM, kabarkepri.co.id ] — Pemerintah Kota (Pemko) Batam merencanakan pembangunan jalan lingkar sepanjang 43,14 kilometer yang terbagi menjadi Lingkar Selatan, Lingkar Utara, dan Lingkar Tengah. Program ini merupakan komitmen Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra untuk memperkuat konektivitas serta menunjang pertumbuhan kota.
Pembangunan infrastruktur jalan ini akan dilaksanakan secara bertahap melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, dengan target pembangunan fisik pada tahun 2026 dan 2027.
Wali Kota Amsakar Achmad menegaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk mempermudah mobilitas masyarakat serta menggerakkan roda perekonomian di berbagai kawasan secara merata.
“Kita ingin pembangunan jalan tidak hanya berorientasi pada membuka akses, tetapi juga membangun konektivitas antarkawasan. Jalan lingkar ini menjadi bagian dari upaya kita menyiapkan infrastruktur Batam untuk kebutuhan masyarakat dan perkembangan kota ke depan,” kata Amsakar.
Menurut Amsakar, pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap dengan perencanaan skala prioritas.
“Pembangunan ini membutuhkan perencanaan dan kolaborasi. Karena itu, kita akan melaksanakannya secara bertahap sesuai kemampuan dan prioritas. Yang terpenting, arah pembangunannya jelas dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Melalui jaringan jalan yang terintegrasi ini, Pemko Batam berharap waktu tempuh antarkawasan semakin singkat, arus distribusi barang dan jasa semakin lancar, serta posisi Batam sebagai kota industri dan investasi semakin kokoh.(**)