BATAM, kabarkepri.co.id ] — Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Batam memperkuat pembinaan kafilah guna mengincar posisi 10 besar pada MTQH Nasional 2027 di Jakarta. Target ini dipicu oleh keberhasilan Batam mempertahankan gelar juara umum MTQ tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Sekretaris Daerah sekaligus Ketua LPTQ Kota Batam, Firmansyah, menyampaikan hal tersebut saat membuka Musyawarah Kerja (Musker) LPTQ Kota Batam 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Sabtu (24/10/2026). Ia mengapresiasi kerja keras pengurus dan meminta adanya evaluasi mendalam pada cabang-cabang potensial.
“Kami mengajak pengurus LPTQ maupun organisasi kemasyarakatan Islam lainnya, untuk bersama-sama membina para peserta agar mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. Evaluasi perlu dilakukan terhadap cabang-cabang yang berpotensi meraih hasil terbaik,” ujar Firmansyah.
Firmansyah mengungkapkan bahwa hampir 70 persen peserta MTQ tingkat nasional dari Kepri merupakan perwakilan dari Kota Batam. Karena itu, pembinaan terarah dan berkelanjutan menjadi kunci utama.
“Kita berharap keikutsertaan pada MTQH Nasional 2027 di Jakarta nanti dapat memberikan warna dan membawa kebanggaan bagi Provinsi Kepulauan Riau. Dengan pembinaan yang baik dan kerja bersama, kita optimistis target tersebut dapat dicapai,” katanya.

Guna mendukung program pembinaan dan operasional kafilah, Pemerintah Kota Batam mengalokasikan dana hibah lebih dari Rp1 miliar kepada LPTQ Kota Batam. Anggaran ini diharapkan dapat dikelola secara transparan dan bertanggung jawab.
Musker yang dihadiri sekitar 100 peserta dari unsur pengurus LPTQ serta camat se-Kota Batam ini menjadi sarana evaluasi dan penyusunan agenda strategis. Firmansyah pun berpesan agar dinamika dalam forum melahirkan kesepakatan terbaik demi kemajuan pembinaan Al-Qur'an.
“Perbedaan pandangan dalam musyawarah adalah hal yang wajar. Namun, mari kita satukan tekad dan bermufakat demi kemajuan pembinaan Al-Qur’an di daerah yang kita cintai ini,” tutupnya. (**)