BATAM, kabarkepri.co.id ] - Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra, bersama Staf Ahli Menteri KKP, Trian Yunanda, Dirjen PPKT Kementrans, Sigit Mustofa dan Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Dewi Chomistriana turut serda bersama rombongan meninjau ke Kawasan Permukiman Tanjung Banon, Kamis (19/6).
"Kunjungan ini dalam rangka untuk melihat progres pekerjaan lapangan pembangunan Kawasan Permukiman Tanjung Banon,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, M Pd, saat mendampingi Wakil Walikota, Li Claudia.
Sesuai rencana, di lahan seluas 36,7 hektar dibangun kawasan pemukiman warga. Hasil persentasi, pekerjaan galian dan timbunan sudah mencapai 89 persil. Target akhir bukan Juni 2025 ini, 61 persil selesai, sehingga total jumlah 150 persil.
"Ibu Wakil Wali Kota, langsung mengintruksikan untuk membuat grup whatsapp agar mempermudah koordinasi dan kolaborasi penyelesaian kawasan permukiman kawasan Tanjong Banon,” ungkap Jefridin.
Pembangunan pemukiman Tanjung Banon seluas 93,5 hektar dilaksanakan oleh Kementerian PUPR dan BP Batam. Pembangunan ini sebagai bentuk penanganan pemindahan masyarakat terdampak proyek pengembangan kawasan Tempang Eco City.
Deliniasi pekerjaan Kementerian PU pada lahan 36,77 hektar dengan lingkup pekerjaan pembangunan Jalan Lingkungan ROW 20 dan ROW 8 dengan total 9,58 Km. Pembangunan drainase lingkungan 10,48 Km, Penerangan Jalan Umum (PJU) 213 buah, Jaringan Distribusi ke Meteran Air sepanjang 16,13 Km.
Jaringan Hidran Kawasan 10 titik, TPS3R 1 unit dan Bin Sampah, Puskesmas Pembantu 1 unit, Ruang Terbuka Hijau 1.126 m, Vegetasi dan Lanskap Kawasan, Ruang Terbuka Publik.(**)

