Ketua IKABSU Kepri Serukan Stop Sebar Ulang Postingan Viral yang Picu Kegaduhan

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Senin, 1 Juni 2026 | 13:56 WIB

IMG-20260601-WA0104

IMG-20260601-WA0104

BATAM, kabarkepri.co.id ] - Ketua Ikatan Keluarga Besar Sumatera Utara (IKABSU) Kepri, Jhonson Fidoli Sibuea, meminta masyarakat stop provokasi terkait berita Viral penghinaan kesukuan di Batam.

Kasus ini sudah ditangani polisi dan proses hukum sedang berjalan. Jhonson minta warga bijak bermedia sosial agar tidak menambah masalah baru.

“Yang membuat kegaduhan itu sudah ditangani Polisi, kita hormati proses hukum. Saya berharap untuk stop melakukan postingan yang bisa memancing timbulnya persoalan baru,” pinta Jhonson, Senin (1/6/2026).

Ia sangat menyayangkan peristiwa ini terjadi dan minta semua pihak jaga Batam tetap kondusif. Kegaduhan sekecil apapun harus diredam.

Sambung Jhonson, sebelum share, komen, atau posting, pikirkan dulu. Jangan sampai jari kita menyakiti saudara sebangsa. Proses hukum kita hormati, kegaduhan kita cegah bersama.

“Saya sangat menyayangkan peristiwa ini terjadi, kita harus jaga Batam tetap kondusif, dari mulai peristiwa sekecil apapun kita redam agar tidak gaduh,” pesan Jhonson.

Dua hari terakhir hingga Senin (1/6), komentar dari postingan Raja Situmorang masih disebar ulang di Facebook. Postingan itu dinilai tidak pantas dan menghina kesukuan sehingga memicu kegaduhan.

Dikabarkan pelaku RS, sudah diamankan oleh Polresta Barelang. Namun sayangnya, masih ada yang terus memposting ulang, sehingga dimungkinkan kembali timbul komentar memicu kegaduhan baru.

“Stoplah untuk kembali memposting ulang, ini tidak baik, kita jaga Batam, mari sama-sama kita redam sembari proses hukum berjalan kepada RS,” pinta Jhonson.

Jhonson kembali mengingatkan, "stop sebar ulang postingan Viral yang picu kegaduhan,". (**)

BP batam