BATAM, kabarkepri.co.id ] - Daniel Parangin Angin, warga Sagulung, pemuda yang mengalami keterbatasan dengan kelumpuhan 10 tahun, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Perhatian ini langsung dikomandoi Amsakar Achmad dan Li Claudia. Pemko Batam bersama Tim Dinas Sosial, Kecamatan Sagulung dan Kelurahan Sei Pelengut, langsung mengunjungi kediaman Daniel di Kaveling Melati RT 01/RW 10, Kelurahan Sungai Pelunggut, Jumat (5/6).
Tim Dinas Sosial (Dinsos) Batam langsung melakukan asesmen sosial & cek kebutuhan bantuan. Termasuk jaminan sosial & layanan kesehatan. Daniel lumpuh sejak 2016 waktu SMA. Sekarang butuh pendampingan & alat bantu aktivitas sehari-hari.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menjelaskan, pemerintah nggak boleh biarkan warga rentan & disabilitas terabaikan.
"Pemerintah harus hadir. Sesuai UU No 8/2016 tentang Penyandang Disabilitas, Pemko Batam pastikan hak warga terpenuhi. Saya minta Camat, Lurah & Dinsos proaktif jangkau warga butuh bantuan," perintah Amsakar.
Wakil Wali Kota Li Claudia tambah, akses kesehatan & rehabilitasi disabilitas jadi perhatian utama.
"Kami pastikan nggak ada warga terkendala biaya buat layanan kesehatan, terapi, atau alat bantu. Sinergi BPJS, jaminan kesehatan daerah & bansos akan dioptimalkan," ujarnya.
Sekretaris Dinsos, Chitra Widyia menjelaskan, kunjungan ini tindak lanjut dari informasi masyarakat & media. Tim langsung verifikasi lapangan agar bantuan tepat sasaran.
Hasil asesmen awal, Daniel butuh kursi roda khusus, alat bantu mobilitas & kebutuhan dasar lain. Dinsos akan mengusulkan bantuan ke Kemensos RI biar lebih komprehensif.
Ibunda Daniel, Vivi Wati br Sidabutar, berterimakasih dan rasa syukur atas kehadiran Pemko Batam membantu anaknya.
"Selama ini kami berjuang sendiri. Hari ini bersyukur pemerintah datang langsung. Kami harap Daniel cepat dapat bantuan terapi."
Langkah cepat ini merupakan komitmen Pemko Batam perkuat layanan sosial inklusif & responsif, biar semua warga dapat hak layanan publik yang sama.(**)

