BATAM, kabarkepri.co.id ] - Dalam pertemuan silaturahmi bersama 611 kader posyandu se- Kecamatan Bengkong dan Kecamatan Batu Ampar, di Nagoya Citywalk, Kamis (17/7), Walikota Batam, Amsakar Achmad, ajak para kader untuk berperan aktif tekan angka stunting di Batam.
Amsakar berharap, peran aktif kader memiliki kontribusi untuk mebangun sektor kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendukung program-program strategis pemerintah.
"Kader Posyandu dan Kader Kelurahan Siaga ini menjalankan sebagian besar tugas penting pemerintah, mulai dari menurunkan angka kematian ibu dan bayi, memperlancar program imunisasi, hingga menekan angka stunting,” ujar Amsakar.
Insentif yang diberikan kepada para kader, sambung dia, merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendukung kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput.
"Setiap kader menerima insentif sebesar Rp400 ribu per bulan. Ini wujud penghargaan kami atas kontribusi yang sangat berarti bagi Batam,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan antar kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Kebersamaan dan kekompakan ini penting. Kami ingin membangun Batam bersama, termasuk melalui peran aktif para kader yang bersentuhan langsung dengan warga,” ujarnya.
Acara ini juga menjadi momen penyegaran dan penguatan komitmen antara pemerintah dan kader untuk bersama-sama memperkuat layanan dasar, khususnya bagi ibu dan anak, demi mewujudkan Batam yang lebih sehat dan sejahtera. Hadir dalam acara itu, Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar.(**)

